tips-dan-trik
10 Agustus 2026
Ditulis Oleh Semen Merah Putih

4 Cara Menghitung Luas Tanah yang Mudah dan Akurat

cara menghitung luas tanah

Ketika ingin membeli atau membangun rumah, salah satu aspek yang perlu Anda pertimbangkan adalah luas tanah. Perhitungan luas tanah berhubungan erat dengan legalitas kepemilikan, perencanaan anggaran dan kebutuhan material bangunan. 

Luas tanah properti Anda akan dicantumkan dalam beberapa dokumen resmi, seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Data yang sama juga akan digunakan sebagai acuan untuk menentukan harga tanah di pasaran. 

Ketidaktepatan dalam perhitungan luas tanah dapat berujung pada sengketa lahan dan berbagai kerugian finansial. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengukur luas tanah dengan benar dan presisi. 

Mari simak artikel ini untuk mengetahui dan memahami beberapa cara mengukur luas tanah secara akurat dan mudah. 

Cara Menghitung Luas Tanah yang Mudah dan Akurat

Secara umum, luas tanah dapat diukur secara manual maupun dengan alat bantu seperti GPS dan software AutoCAD. Apa pun cara menghitung luas tanah yang Anda gunakan, pastikan melakukannya dengan presisi dan terperinci agar hasilnya akurat. Berikut beberapa caranya:

Cara Menghitung Luas Tanah secara Manual

Untuk menghitung luas tanah secara manual, dibutuhkan beberapa alat pendukung, yaitu meteran, kalkulator, dan alat tulis untuk mencatat hasil ukurannya. Cara manual ini umumnya digunakan saat survei lapangan. 

Perhitungan luas tanah secara manual dilakukan dengan menggunakan rumus luas bangun datar. Berikut penjelasan lengkapnya.

Menghitung Luas Tanah Segitiga

Area lahan sisa kavling yang berbentuk segitiga kerap menjadi tantangan dalam pembangunan, bahkan sejak proses pembuatan denahnya

Untuk mempermudah, mulai dengan menghitung luasnya menggunakan rumus luas segitiga. Rumus luas segitiga adalah Luas = ½ × alas (a) × tinggi (t). 

Jika tinggi bidang segitiga tersebut tidak diketahui, Anda dapat menggunakan rumus Heron untuk segitiga. Pertama-tama, Anda perlu mengukur panjang setiap sisi bidang tanah. Sisi-sisi tersebut dinamai (a), (b), dan (c). 

Selanjutnya, hitung setengah keliling bidang segitiga dengan rumus s = (a + b + c)/2. Setelah mendapatkan nilai setengah keliling tersebut, Anda dapat melanjutkannya dengan rumus luas berikut:

Luas = √{s × (s-a) × (s-b) × (s-c)} 

Sebagai contoh, Anda memiliki sebidang tanah berukuran 6 m × 8 m × 10 m. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut:

s = (6+8+10)/2

s = 12

Luas = √{s × (s-a) × (s-b) × (s-c)} 

Luas = √{12 × (12-6) × (12-8) × (12-10)}

Luas = √{12 × 6 × 4 × 2}

Luas = √576

Luas = 24 m²

Baca juga: Contoh RAB Rumah dan Panduan Langkah Pembuatannya Agar Hemat

Menghitung Luas Tanah Persegi atau Persegi Panjang

Idealnya, bentuk area tanah yang akan dibangun menjadi hunian adalah persegi atau persegi panjang. Sama seperti cara sebelumnya, untuk menghitung luas tanah tersebut, Anda perlu menggunakan rumus luas bangun datar yang sesuai. 

Jika lahan Anda berbentuk persegi panjang, maka cara menghitung luas tanahnya secara manual adalah dengan rumus Luas = Panjang (p) × Lebar (l). Sementara jika lahan berbentuk persegi, gunakan rumus berikut:

Luas = sisi (s) × sisi (s). 

Misalnya, lahan berbentuk persegi panjang dengan ukuran 27 m × 33 m, maka luasnya adalah:

Luas = panjang (p) × lebar (l).

Luas = 27 m × 33 m

Luas = 891 m²

Jika lahan berbentuk persegi dengan ukuran 20 m × 20 m, maka luasnya adalah:

Luas = Sisi (s) × Sisi (s) 

Luas = 20 m × 20 m

Luas = 400 m²

Menghitung Luas Tanah yang Tidak Beraturan

Jika area lahan Anda tidak dapat langsung dikategorikan sebagai bidang persegi, persegi panjang, maupun segitiga, cara menghitung luas tanahnya adalah dengan membaginya ke dalam salah satu bentuk geometris tersebut terlebih dahulu. 

Misalnya, setelah dipetakan ke beberapa bentuk geometris, didapatkan bentuk persegi panjang dan segitiga. Langkah selanjutnya adalah mengambil ukuran yang diperlukan untuk masing-masing rumus luas. Kemudian, hitung luas masing-masing bidang geometris, lalu jumlahkan hasilnya. 

Sebagai contoh, Anda memiliki area tanah yang dapat dipetakan menjadi persegi panjang dan segitiga. Area persegi panjang memiliki ukuran 12 m × 6 m, sementara segitiga memiliki ukuran 4 m × 6 m × 8 m. Dengan begitu, didapatkan perhitungan berikut:

Luas persegi panjang = 72 m²

Luas segitiga = 11,6 m²

Total luas keseluruhan tanah = 72 m² + 11,6 m² = 83,6 m²

Baca juga: Biaya Arsitek Rumah: Kisaran Harga & Cara Menghitungnya 

Cara Menghitung Luas Tanah Melalui Google Maps

Selain sebagai penunjuk rute perjalanan, Google Maps juga dapat digunakan untuk menghitung luas tanah. Caranya pun sederhana dan dapat Anda lakukan sendiri sebagai estimasi sebelum melakukan pengukuran yang lebih presisi. 

Gunakan laptop untuk mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Buka Google Maps pada browser
  • Tekan ikon layers di sudut kiri bawah, lalu pilih tampilan satelit. 
  • Ketikkan alamat lokasi tanah di kolom pencarian untuk melihat area yang ingin diukur. 
  • Setelah menemukan area yang ingin diukur, klik kanan pada salah satu sudut area tanah, lalu pilih opsi ‘Ukur Jarak’.
  • Klik titik-titik lainnya hingga terlihat garis yang mengelilingi seluruh area. 
  • Pastikan titik terakhir terhubung dengan titik pertama. 
  • Google Maps akan menampilkan luas area yang dipilih dalam satuan m² di bagian bawah layar. 

Cara Menghitung Luas Tanah Menggunakan AutoCAD

Jika Anda menggunakan jasa profesional seperti kontraktor, umumnya luas lahan akan dihitung menggunakan software AutoCAD untuk mengolah hasil pengukuran lapangan dan menghitung luas secara akurat berdasarkan data yang dimasukkan. Keuntungan lain dari penggunaan software ini adalah bahwa ia dapat disunting ulang sesuai kebutuhan.

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menghitung luas tanah menggunakan software AutoCAD:

  • Buka software AutoCAD, lalu buat file baru.
  • Gunakan fitur ‘polyline’ dengan mengetikkan PLINE pada keyboard, lalu tekan Enter
  • Gambar area tanah dengan memilih titik-titik sudut tanah hingga membentuk keliling.
  • Buka jendela panel di sisi kiri. Luas tanah akan ditampilkan pada bagian bernama ‘Area’.

Cara Menghitung Luas Tanah Melalui Metode Pemetaan Digital 

Anda dapat mengintegrasikan beberapa sistem teknologi pemetaan digital untuk membantu proses pengukuran luas area tanah secara akurat dan presisi. Namun, metode ini perlu dilakukan oleh teknisi ahli dengan menggunakan alat khusus.

Alat-alat yang dapat digunakan untuk pemetaan digital ini adalah drone dengan kamera beresolusi tinggi, GPS geodetik, dan software GIS (Geographic Information Systems) seperti Google Earth Pro, QGIS, atau ArcGIS. 

Perhitungan dimulai dengan pendataan titik koordinat sudut-sudut area lahan menggunakan drone atau GPS hingga seluruh data batas tanah terkumpul. Lanjutkan dengan memasukkan titik koordinat tersebut ke dalam software GIS. 

Saat data sudah dapat diakses di software, pastikan titik-titik koordinatnya terhubung sehingga membentuk geometri poligon. Software akan dapat menghitung luas area tanah secara otomatis berdasarkan data yang dimasukkan. 

Setelah mengetahui luas area tanah, tahap selanjutnya adalah menghitung dan menentukan kebutuhan material, seperti fondasi, lantai, hingga struktur bangunan. Fondasi yang kokoh dan tahan lama dapat Anda dapatkan dengan menggunakan material beton. 

Untuk segala keperluan beton, percayakan pilihan Anda pada Beton Merah Putih yang memiliki beberapa produk unggulan seperti Beton Siap Pakai, Beton Precast, dan agregat yang dapat disesuaikan untuk berbagai aplikasi sesuai kebutuhan dan permintaan. 

Mari pilih Beton Merah Putih untuk mendukung berbagai proyek konstruksi seperti pembangunan perumahan, gedung perkantoran bertingkat, jalan raya, bahkan jembatan. Hubungi kami dan konsultasikan kebutuhan proyek konstruksi Anda!

Baca juga: Cara Cek Pajak Bumi dan Bangunan Online dengan Mudah

Bagikan
X

Artikel Terkait